Hadits: Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a: Rasulullah bersabda;
“Janganlah berpuasa (Ramadhan) sebelum melihat bulan dan janganlah kamu berbuka (Syawal)sebelum melihat bulan. Sekiranya dilitupi awan, hendaklah kamu menghitungnya”.
Riwayat yang lain; …………..Sekiranya dilitupi awan, berpuasalah 30 hari.
Riwayat lain: Nabi SAW puasa 29 hari,dari 9 kali Ramadhan beliau puasa, hanya sekali yang 30 hari karena tidak dapat melihat bulan.
==========================================================
Selama menunggu kesimpulan ru’yat para Ulama,
mari ikut melakukan “ru’yat” dg meneropong “langit virtual” via KSTAR di LINUX (Program PC Astronomi yg diklaim akurat hingga tahun 6000).
Berbeda dengan ulasan setahun yg lalu hanya khusus utk Indonesia, maka kali ini diharapkan berlaku universal.
==PENDAHULUAN==
Perjalanan/siklus Moon ke “barat” lebih lambat daripada sun, oleh karena itu TIAP BULAN selalu “dibalap” oleh Sun. Demikian seterusnya…
Konsep ini yang mendasari kalender Hijriyah, permulaan perhitungan bulan dimulai sejak posisi “terbalapnya” Moon oleh Sun.
Dengan kata lain, beberapa saat setelah sunset, Crescent akan nampak di ufuk Barat.
TWILIGHT dan Kriteria DANJON
Twilight adalah suatu kondisi remang2, beberapa saat setelah sunset (sENJA) atau menjelang sunrise (FAJAR).
Batas waktu dimana benda2 langit mulai/ masih “bertaburan”, yaitu Sun pada posisi -6º di bawah horizon.
Konsekuensinya; agar posisi Moon masih di atas cakrawala saat senja, maka selisih Sun dgn Moon harus lebih dari 6º!(selisih secara VERTIKAL!)
Dalam aturan ru’yat, ini selaras dg yg disebut sbg Kriteria DANJON, yaitu Crescent sebenarnya sdh bisa terlihat oleh mata biasa asalkan selisih dg Sun minimal 7º.
Letak perbedaan antara sesama muslim secara garis besar ada 3:
1. Penganut kriteria Hisab alias Wujudul Hilal, besok sdh dinyatakan awal bulan dg syarat Crescent > 0º di atas horizon saat sunset. Ini umumnya Muhammadiyah.
2. Penganut Ru’yat murni, umumnya NU; harus benar2 terlihat Crescent. Walaupun ini kadang kala kurang memperhatikan kriteria DANJON.
3. Ru’yat Global; jika satu penduduk negeri melihat bulan, hendaklah mereka semua berpuasa meski yang lain mungkin belum melihatnya.
Semoga tulisan ini bisa mempersatukan mereka :)) Mari kita mulai:
==AWAL PUASA?==
1. Moon “di balap” Sun Selasa, 11 september; Tegak lurus dg koordinat bumi 30ºBB (Bujur Barat)(=pertengahan Atlantik). Artinya sedang sunset di Afghan& Pakistan.
- Daerah tersebut (Afghan) dan sebelah timurnya tmsk Indonesia; saat sunsetnya tidak mungkin TELAH melihat Crescent, krn Moon-set tjd lebih dulu dibanding Sunset.
2. Mekkah saat Sunset 11 Sept; sun telah meninggalkan Moon sejauh 1º.
3. Mencapai selisih > 6º tgl Sun tegak lurus dikoord bumi 74º BT (=India), artinya sedang sunset di Selandia Baru, jd sdh 12 sept.
4. Sunset Indonesia 12 Sept: selisih dg Moon 8º, secara TEORI sudah bisa terlihat Crescent walaupun hanya sepintas (18.00-18.20 WIB!).
5. Sunset Mekkah 12 sept sudah pasti selisihnya makin lebar, jadi kemungkinan awal Ramadhan bisa 13/ 14 September 2007.
===
==SYAWAL?==
1. Moon “di balap” Sun Kamis, 11 Oktober (dibalap lagi? lombok bawang cabe deh..)
Tegak lurus dg koordinat bumi 55ºBT (=Yaman & Iran). Artinya:
- Saat itu SEDANG SUNSET di Papua New Guinea.
- Papua New Guinea dan sebelah timurnya tidak mungkin TELAH melihat Crescent saat sunsetnya.
2. Indonesia, Sunsetnya beberapa jam lagi dari Papua, jadi masih 11 Okt: Moon telah tertinggal oleh sun sejauh 1º, secara TEORI belum bisa terlihat Crescent.
3. Mencapai selisih > 6º tgl 12 Okt; Sun tegak lurus dikoord bumi 170º BT (=selandia tengah hari), artinya sedang sunset di Mexico (di sana masih 11 OKT!) sudah bs melihat Crescent.
4. Baru sunset Indonesia (12 Okt 07) selisihnya sudah 11º, jadi kemungkinan 1 Syawal adalah 13 Oktober 2007.
=======================
“Dibalap” istilah astronominya konjungsi, atau Ijtimak
Kadangkala Crescent bisa terlihat saat Sunset walaupun selisihnya masih dibawah 7º, atau bahkan malah tidak terlihat saat senja walaupun selisih sdh di atas 7º.
Jadi jangan heran bila Ramadhan Arab Saudi mugkin tgl 12 sept 2007, tetapi di Indonesia malah 14 sept.
Sebabnya ya itu tadi, penulis rebutan teropong sama Deden hehe…:P
=======================
Astronomi ternyata menarik yah!?
Mohon dikoreksi bila salah, semoga bermanfaat & Selamat menunaikan ibadah puasa!
Genghis Khun
Rujukan:
1. Desktop Planetarium-KStar (Linux Knoppix 3.8)
2. Navigator Light (Windows)
3. Stellarium (Windows)
4. http://mmc-jogja.20m.com/rukyatulhilal/index.html
more science:
http://nafanakhun.blogs.friendster.com/my_blog/science/index.html